NewSticker

6/recent/ticker-posts

Ditandai Dengan Penandatanganan, Dinkes Tanbu Gelar Acara Rembuk Stunting Bersama Lintas Sektor

BATULICIN - Komitmen Bersama Pencegahan dan Penurunan Stunting dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanah Bumbu (Tanbu). Ini ditandai dengan penandatanganan dalam acara Rembuk Stunting Kabupaten Tanah Bumbu 2022.

Komitmen yang dilakukan bersama lintas sektor ini mengusung tema "Bebaskan Keluarga dari Stunting Menuju Generasi Tanah Bumbu yang Sehat, Cerdas dan Produktif. 

Acara ini resmi dibuka Staf Ahli Masyarakat dan SDM Setdakab Tanbu, Wisnu Wardana, Kamis (21/7/2022).

"Sebagaimana kita ketahui bersama, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan karena kekurangan gizi kronis pada masa 1000 hari pertama kehidupan (1000hpk), sehingga akan mengalami masalah pada perkembangan otak yang akan berpengaruh pada kualitas SDM ke depan," tutur Wisnu, membacakan sambutan tertulis Bupati Tanbu Zairullah Azhar.

Hal ini, lanjut Wisnu, tentu menjadi perhatian pemerintah, khususnya Kabupaten Tanah Bumbu karena sesuai dengan visi Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2021-2026, yaitu “Membangun Tanah Bumbu Maju, Unggul, Mandiri, Religius, dan Demokratis” yang tertuang dalam misi pertama yaitu “Mewujudkan SDM yang Berkualitas, Produktif dan Berakhlak Mulia”.

"Perlu kami sampaikan bahwa kami Pemerintah Daerah telah melaksanakan berbagai program dan kegiatan dalam rangka percepatan penurunan stunting sesuai dengan lingkup SKPD masing-masing serta meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan stakeholder," paparnya. 

Sehingga, sambungnya, berkat kerjasama yang baik dengan lintas sektor baik di tingkat daerah sampai tingkat nasional dapat menurunkan angka stunting secara signifikan, di mana berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2018 sebesar 28,55%, dan berdasarkan data Six Sigma Global Institute (SSGI) tahun 2021 sudah berhasil turun di angka 18,7%. 

Oleh karena itu, melalui rembuk stunting pada hari ini, pemerintah daerah menyatakan komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan stunting agar dapat mencapai target nasional sebesar 14% pada tahun 2024. 

Hal ini tentunya sangat memerlukan dukungan dari Pemerintah baik di tingkat provinsi maupun dukungan di tingkat nasional. Sekaligus sebagai wujud keseriusan Pemerintah Daerah pada tahun 2022 ini yang telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kabupaten, TPPS Kecamatan dan TPPS tingkat Kelurahan. 

Dengan harapan kita bersama, TPPS ini akan dapat mempercepat pencapaian target tidak hanya persoalan stunting tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tanah Bumbu.

"Pada hari ini juga kami Pemerintah Daerah akan melakukan launching inovasi tingkat Kabupaten dalam rangka percepatan penurunan stunting yang di beri nama “Si-kipas” atau Sistem Informasi Konvergensi Penurunan Angka Stunting," imbuhnya. 

"Dengan aplikasi ini diharapkan akan semakin mempermudah setiap lintas sektor dalam penyusunan perencanaan program dan kegiatan untuk penurunan stunting, yang nantinya dimuat di dalam RKPD atau Renja SKPD tahun berikutnya," pungkas Wisnu.[jn]








Posting Komentar

0 Komentar